Tempat WISATA REMBANG,Gerbang lahirnya Kebudayaan Indonesia

Hai Guys,,kali ini ane akan  mengenalkan kota di ujung timur laut Propinsi Jawa Tengah dan dilalui jalan Pantai Utara Jawa (Jalur Pantura)...yoi...Rembang jawa tengah. Rembang memiliki berbagai tempat wisata yang unik ...mungkin tidak banyak dikenal sama sahabat backpacker ..yang pastinya lebih kenal dengan Karimun jawa,jogjakarta,dan tempat wisata gunung kidul... Kota Rembang Jawa Tengah terkenal sebagai tempat pengabdian R.A Kartini pada waktu dahulu kala, dan juga sebagai tempat penyebaran agama islam oleh Sunan Bonang,serta penyebaran ajaran KONG HU CU oleh Dampo Awang (saudagar kaya dari negeri champa) Ada beberapa tempat wisata yang terdapat di Kabupaten Rembang. Wisata ini ada yang berupa wisata alam dan ada juga berupa wisata sejarah. berikut akan dijabarkan tempat wisata yang wajib dikunjungi dikota Rembang:

 MASJID AGUNG REMBANG

Masjid Agung kota Rembang berada di kawasan yang menyatu dengan rumah dinas Bupati (sekarang Museum RA Kartini), alon-alon kota Rembang, dan terminal kota Rembang; yang sangat cocok untuk transit (Ishoma), karena berada di pusat kota di jalur pantura. Masjid ini merupakan cagar budaya termasuk kompleks makam yang berada di belakang masjid. Bangunan cagar budaya ini dibangun tahun 1814 M oleh Adipati Condrodiningrat (telah mengalami 6 kali pemugaran), tetapi bangunan induk masih dijaga keasliannya. Di belakang masjid ini terdapat makam para Adipati Rembang diantaranya makam Adipati Sedolaut (tahun 1886). Sebagaimana prototipe masjid kuno di Indonesia, kawasan masjid juga selalu menjadi kompleks pemakaman. Di belakang masjid (sebelah barat) terdapat bangunan cungkup model arsitektur Eropa yang cukup megah, dengan ketinggian batu sekitar 1 (satu) m, bangunan cungkup ini berbentuk segi delapan yang berpusat pada lima buah makam yang ada di dalamnya.

 Kompleks makam ini terkenal dengan sebutan makam Pangeran Sedolaut (Pangeran Sekarlaut), meskipun di dalamnya terdapat lima buah makam yang secara berjajar dari barat ke timur dan makam-makam tersebut adalah:

  • Makam Adipati Condrodiningrat dengan jirat dari semen & nisan berbentuk kurawal dari batu putih (1289 H);
  •  Makam istri Adipati Condrodiningrat dengan jirat & nisan yang hampir sama makam suaminya (1291 H);
  •  Makam R. Tumenggung Pratiktoningrat/ Kanjeng P. Sedolaut dengan jirat  dari susunan bata & nisan dari semen (tahun 1757 atau 1831 M);
  • Makam istri Kanjeng P.Sedolaut dengan jirat & nisan hampir sama dengan suaminya (tetapi tidak tertulis tahunnya);
  • Makam istri Patih Pati, yaitu Raden Ayu Sasmoyo dengan jirat  dan nisan hampir sama dengan istri P. Sedolaut; yang juga tidak tertulis tahun.







Perlu pengelolaan yang optimal dan ada pemeliharaan/perawatan terhadap lokasi dan bangunan masjid maupun makam sebagai benda cagar budaya yang harus dilestarikan.


MUSEUM R.A KARTINI


Musium Kamar Pengabadian R.A.Kartini berada di Desa Kutoharjo Kecamatan Rembang jarak 300 M dari pusat kota Rembang yang menempati salah satu ruangan Rumah Dinas Bupati Kepala Daerah Tk II Rembang. Untuk menuju ke musium sangatlah mudah dijangkau dengan kendaraan umum. Banyak wisatawan yang berkunjung di sana samping mengenang sejarah Pahlawan wanita ini yakni R.A. Kartirni juga akan melihat langsung sejarah peninggalannya yakni : Tulisan asli Kartini, Kamar pengabadiannya dimana kamar tersebut sebagai tempat untuk memperjuangkan Emansipasi wanita sehingga sampai dia diberi gelar Pahlawan Wanita, sebagai lukisan R.A. Kartini dari putra satu-satunya yakni RM Susalit. Untuk mengetahui sejar mana dan bagaimana latar belakang R.A. Kartini, di Obyek wisata tersebut disediakan Pramuwisata yang berusaha memberikan pelayanan dengan memuaskan dikandung maksud agar para wisatawan senang untuk berkunjung di Obyek wisata ini. Sedang dalam lokasi tersebut, para pengunjung bisa menyaksikan gedung tempat R.A. Kartini dahulu mengajar atau mengamalkan ilmunya kepada para anak didiknya. Bangunan asli tersebut terletak satu lokasi kurang lebih 150 m dengan museum R.A. Kartini.

VIHARA RATANAVANA ARAMA

IHARA RATANAVANA ARAMA

Make Money Online : http://ow.ly/KNICZ
Lasem adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Indonesia. Merupakan kota terbesar kedua di Kabupaten Rembang setelah kota Rembang.

Lasem dikenal juga sebagai "Tiongkok kecil" karena merupakan kota awal pendaratan orang Tionghoa di tanah Jawa dan terdapat perkampungan tionghoa yang sangat banyak tersebar di kota Lasem. Di Lasem juga terdapat patung Buddha Terbaring yang berlapis emas. Selain itu Lasem juga dikenal sebagai kota santri, kota pelajar dan salah satu daerah penghasil buah kawis selain hasil dari laut seperti garam dan terasi. Batik Lasem sangat terkenal karena cirinya sebagai batik pesisir yang indah dengan pewarnaan yang berani.
Ingin melihat Patung Budha Tidur (Reclining Buddha)? Nggak usah jauh-jauh ke Thailand. Di Indonesia juga ada, tepatnya di Desa Sendangcoyo, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Di sana terdapat sebuah vihara, di mana terdapat Patung Budha Tidur seperti yang ada di Thailand. Nama viharanya adalah Vihara Ratanavana Arama. Dari jalan raya utama (Jalur Pantura), di Kota Lasem, kita harus masuk sejauh 4 km untuk menuju vihara ini



Miniatur Candi Borobudur (Candi Sudhammo Mahathera) 

Satu situs lainnya yang menjadi daya tarik Vihara Ratanavana Arama, yaitu Miniatur Candi BUDDHA yang bernama Candi Sudhammo Mahathera. Situs ini letaknya agak terpisah dari kompleks vihara dan rangkaian Patung Budha Gautama, kira-kira 200 meter di sebelah utara kompleks vihara. Miniatur Candi BUDDHA ini dinamakan Candi Sudhammo Mahathera karena di dalam bangunan candi ini terdapat makam Bhante Sudhammo, sang pendiri vihara. Konon, semasa hidupnya Bhante Sudhamo pernah bercita-cita membangun Miniatur Candi Borobudur, maka setelah meninggal dunia beliau dimakamkan di dalam miniatur bangunan tersebut.


 AIR TERJUN PASUCEN

Air terjun kali pasucen. merupakan salah satu lokasi wisata alam yang terletak di Desa pasucen, Kec. Gunem, Kab. Rembang, Provinsi Jawa tengah. Air terjun ini terbentuk akibat derasnya aliran air sungai yang mengalir saat musim penghujan Air terjun yang terletak di desa pasucen ini tergolong sangat menarik sekali bila dipandang , sebab memiliki dua aliran air yang berdekatan, dan mempunyai ketinggian ± 25 m



Untuk menuju ke Air terjun pasucen, anda bisa lewat Sulang. Kemudian mengambil arah Gunem lalu menuju desa Tegal Dowo atau arah pabrik semen. Setelah itu anda akan sampai di desa Pasucen, kemudian anda tinggal mengikuti arah penunjuk jalan yang akan memudahkan anda untuk mencapai lokasi. Jika anda dari arah lasem juga bisa. Tinggal menuju arah pamotan, kemudian anda akan melewati Desa Gunem dan lewat Desa Tegal Dowo. Sebenarnya ada jalur lain yang lebih dekat yaitu melalui Bulu Mantingan. Namun jalur ini tidak di rekomendasikan karena kondisi jalan yang masih rusak.

Karena statusnya yang belum dikembangkan sebagai destinasi wisata komersil, akses jalannya agak sedikit sulit. Meskipun begitu, air terjun Pasucen selalu ramai dikunjungi.

WATU CONGOL 

Satu lagi keindahan alam kota Rembang yang sayang untuk dilewatkan yaitu WATU CONGOL sebuah ukiran alam Wisata Watu Congol tepatnya berada di desa selopuro,kecamatan lasem  kabupaten rembang, provinsi jawa tengah. Watu Congol merupakan Sebuah daerah perbukitan dimana di ujung bukit yang menghadap jurang terdapat batu yang muncul keluar (Jawa: Congol)

Untuk sampai di lokasi Watu Congol hanya bisa di lalui menggunakan motor atau berjalan kaki dikarenakan jalan yang sempit dan terjal dengan kemiringan sekitar 45 derajat. Bagi anda pengemudi mobil, maka mobil harus di parkir dulu di bawah. Kemudian jalan kaki sejauh sekitar 1kilometer. Karena akses jalannya yang sempit tidak memungkinkan untuk di lalui mobil.

Karena tingkat kemiringan jalan sangat curam, harus berhati hati dan betul betul menguras tenaga. Selama hampir setengah jam berjalan kaki, rasa lelahpun terbayar oleh keindahan alam yang masih alami.
Dari atas perbukitan, kita bisa melihat hamparan sawah nan hijau, pesisir pantai utara Jawa, kota Lasem bahkan kota Rembang. Lebih lebih udaranya sejuk, sehingga cocok untuk sarana olahraga di pagi hari.


Bagi yang ingin berfoto foto, ada dua titik paling digemari. Yang pertama, area bukit sisi barat, kondisinya lebih luas. Kemudian di sebelah timurnya, yakni kawasan Watu Congol agak sempit. Tentu musti waspada, karena batu berada persis di pinggir jurang.



Waduk Tempuran


Tempatnya yang sejuk, bersih dan di lindungi oleh pohon - pohon tinggi, sejauh mata memandang adalah air itulah gambaran untuk Wisata Blora Waduk Tempuran.

Wisata Blora Waduk Tempuran ini letaknya berdekatan dengan Wisata Blora Kampoeng Bluron. Wisata Blora Waduk Tempuran merupakan objek wisata yang keberadaannya, melingkari perbukitan di Dusun Juwet, Desa Tempuran, Kecamatan Blora sehingga nampak seolah-olah keberadaan Dusun Juwet berada terapung diatas waduk. 


 Kawasan Wisata Blora Waduk Tempuran mempunyai multi guna : 

  • Wisata Blora Waduk Tempuran sebagai irigasi tanah pertanian dan lahan perikanan,
  • Wisata Blora Waduk Tempuran juga sangat cocok sebagai pembinaan olahraga Dayung dan pengembangan Kepariwisataan, karena lokasinya yang begitu indah dan menarik. Sebagai pendukung Kepariwisataan antara lain : 
  1. Adanya tempat pembibitan Ikan Tawar dengan sistem karamba. 
  2. Tempat berlatih atlet-atlet dayung Kabupaten Blora, yang sudah mampu berbicara baik ditingkat Nasional maupun Internasional. 
  3. Berkembangnya jasa / usaha-usaha di bidang kepariwisataan, sebagai contoh dengan keberadaannya rumah makan lesehan dan tempat pemancingan Caffe Campursari. 
  4. Objek Wisata Waduk Tempuran dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua maupun roda empat namun sayang pengelolaan waduk ini sebagai tempat wisata dan kumpul keluarga belum maksimal dari pemerintah setempat

WONDERFULL INDONESIA.....Pesona INDONESIA

Comments